Sumber: Kompas
Pangkal Pinang, Kompas – Ribuan pekerja PT Timah Tbk berunjuk rasa,
Rabu (22/5), di Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung. Mereka
memprotes penyelundupan timah dan pencurian cadangan milik PT Timah
senilai Rp 28,5 triliun dalam empat tahun terakhir.
Para pekerja memulai aksi di kantor pusat PT Timah di Jalan Sudirman,
Kota Pangkal Pinang. Dari sana, mereka menggunakan 55 bus menuju kantor
Gubernur dan DPRD Babel, lalu ke Markas Polda Babel yang berjarak
sekitar 7 kilometer dari kantor pusat PT Timah. Mereka membentangkan
sejumlah poster yang isinya, antara lain, penghentian penjarahan timah
Babel, audit asal-usul pasir timah untuk batangan timah ekspor, serta
penghentian ekspor ilegal. Continue reading

