Perempuan sebagai Kekuatan Pembangunan

Sumber: Kompas Cetak, Jumat 5 Desember 2014

JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sedang menyatukan pengarusutamaan jender pada semua kebijakan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang ramah terhadap perempuan dan anak, sekaligus menyejahterakan mereka.

”Jumlah perempuan dan anak mencapai 70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Namun, mereka masih diperlakukan sebagai obyek pembangunan, bukan kekuatan pembangunan. Oleh karena itu, kebijakan yang responsif jender harus diterapkan di seluruh aspek,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise dalam pidato pembukaan Pertemuan Koordinasi PPPA dan Lokakarya Sinergitas Pusat Studi Wanita dan Jender di Jakarta, Kamis (4/12).  Continue reading Perempuan sebagai Kekuatan Pembangunan

Advertisements

Sumber: BBC Indonesia

Wanita di Eropa mungkin lebih berpendidikan atau bekerja lebih keras daripada laki-laki, tetapi gaji mereka lebih sedikit dibandingkan kaum pria, papar Organisasi Buruh Internasional (ILO).

Perbedaan gaji antara pria dan wanita di Eropa berkisar antara sekitar 100 euro (sekitar Rp1,5 juta) hingga 700 euro (sekitar Rp10 juta) per bulan, ungkap ILO.

Wanita di Inggris memiliki gaji sekitar 28% lebih sedikit dibandingkan rata-rata pria, kata laporan tersebut.  Continue reading

Komnas Perempuan Datangi Menteri Tenaga Kerja, Bahas Nasib Buruh Migran

Sumber: Detik

Jakarta – Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah, menemui Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri. Kedatangan tersebut guna membahas nasib buruh migran baik di luar maupun di dalam negeri. 
“Tadi Komnas Prempuan datang untuk mendiskusikan perlindungan buruh migran kita baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Hanif usai pertemuan di Gedung Kementerian Tenaga Kerja, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2014). Continue reading Komnas Perempuan Datangi Menteri Tenaga Kerja, Bahas Nasib Buruh Migran