Freeport Belum Beroperasi Kembali

Sumber: Kompas

Tembagapura, Kompas – PT Freeport Indonesia belum memutuskan untuk kembali beroperasi meskipun evakuasi terhadap pekerja yang terjebak dalam ruangan bekas tambang bawah tanah di area Big Gossan selesai. Selain masih dalam suasana duka, perusahaan itu tengah menggelar audit internal untuk memastikan seluruh kondisi tambangnya aman.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo, Kamis (23/5), di Tembagapura, Papua, mengatakan, pemerintah dan PT Freeport Indonesia akan memutuskan waktu perusahaan itu kembali beroperasi. ”Kami belum tahu, tetapi secepatnya,” kata Susilo, didampingi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Rozik B Soetjipto.

Kehadiran Susilo ke Tembagapura, antara lain, untuk memulai investigasi atas kecelakaan yang membuat 28 pekerja PT Freeport Indonesia tewas tertimbun. Kementerian ESDM juga mengirim tiga inspektur tambang. Mereka bersama PT Freeport Indonesia serta tim lain dari Provinsi Papua dan ahli independen akan menyelidiki penyebab runtuhnya batuan di ruang pelatihan bawah tanah itu.

Bantuan dari ahli independen, kata Susilo, akan membantu tim untuk dapat berpikir lebih jernih sehingga bisa mengambil kesimpulan dan langkah berikut. ”Apa yang menjadi penyebab dan tindakan berikutnya tergantung hasil investigasi itu,” katanya.  Continue reading Freeport Belum Beroperasi Kembali

Advertisements

Proses evakuasi di Freeport berakhir

Sumber: BBC Indonesia 

Seluruh 28 jenazah yang terperangkap tambang yang ambruk sudah ditemukan.

Proses evakuasi para pekerja Freeport yang tertimbun bebatuan akibat ambruknya tambang Big Gossan telah dihentikan dengan ditemukannya seluruh 28 jenazah.

Sementara dari 10 korban yang selamat, semuanya berada dalam kondisi yang membaik kecuali seorang yang masih belum sadarkan diri yang sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan.

Mereka berhasil melarikan diri saat Kliktambang Big Gossan ambrukKlikmenimpa ruang latihan pada Selasa 14 Mei pagi waktu setempat.

“Seluruhnya ada 38 pekerja yang terperangkap reruntuhan dan 10 berhasil menyelamatkan diri sementara 28 meninggal dunia. Dengan demikian proses evakuasi sudah selesai,”tutur Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, kepada para wartawan.  Continue reading Proses evakuasi di Freeport berakhir

Ini Daftar Lengkap Korban Runtuhnya Terowongan Freeport

Sumber: Kompas

Para petugas terus melakukan pencarian sekaligus mengevakuasi korban runtuhnya terowongan di fasilitas pelatihan Big Gossan PT Freeport Indonesia, Mimika, Papua, Kamis (16/5). Dinding terowongan tersebut runtuh pada Selasa lalu.

TIMIKA, KOMPAS.com — Tepat sepekan setelah atap terowongan tambang bawah tanah Big Gossan runtuh pada Selasa (14/5/2013), semua korban yang tertimbun reruntuhan sudah dipindahkan, Selasa (21/5/2013). PT Freeport Indonesia pun menyatakan proses evakuasi secara resmi selesai pada hari itu pukul 23.00 WIT.

Berikut adalah daftar nama para korban reruntuhan terowongan yang berlokasi di Mil 74 Distrik Tembagapura, Timika, Papua.  Continue reading Ini Daftar Lengkap Korban Runtuhnya Terowongan Freeport

Buntut Kecelakaan Kerja, SP Kahutindo Polisikan Pimpinan PT Kalamur

Sumber: TribunNews Kaltim

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id – Tenggelamnya KM Karya Indah, yang memuat sekitar 40an buruh kayu PT Kalamur masih menyisakan duka. Oelh pengawas di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda, peristiwa tragis yang menewaskan 23 orang tersebut ditetapkan sebagai kecelakaan kerja.

Namun, ketiadaan tindak lanjut dari penetapan status kecelakaan kerja tersebut disayangkan SP Kahutindo. Untuk itu, organisasi yang menaungi buruh pekerja perkayuan ini melaporkan pimpinan PT Kalamur ke pihak kepolisian.

Hal ini diungkapkan Ketua SP Kahutindo, Khoirul Anam, Selasa (21/5). Khoirul mengungkapkan, dugaan terjadinya tindak pidana UU Keselamatan Kerja, maupun UU Jamsostek. “Dalam penetapan oleh pengawas Disnaker, disebutkan yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut ialah PT Kalamur. Karena tidak ada tindak lanjut dari PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil), maka kami berinisiatif melaporkan ke Polresta Samarinda,” tegas Khoirul.  Continue reading Buntut Kecelakaan Kerja, SP Kahutindo Polisikan Pimpinan PT Kalamur