Politik Upah Minimum

Oleh: SURYA TJANDRA, Dosen Fakultas Hukum Unika Atma

Jaya, Jakarta

Sumber: Kompas, Opini: Rabu, 25 September 2013

Hampir semua orang bisa tahan dalam penderitaan, tetapi kalau Anda mau
menguji karakter seseorang, berilah ia kekuasaan. Abraham Lincoln

Ketika Presiden Yudhoyono dikabarkan mengeluhkan kerasnya pelantang
suara demonstrasi buruh yang dianggap mengganggu Istana, sesungguhnya
yang terjadi tak lebih dari jeritan kaum buruh menuntut perhatian
pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan.

Tidak harus menjadi ekonom untuk menyadari bahwa kenaikan upah minimum
pada tahun ini langsung tergerus kenaikan harga BBM yang memicu inflasi,
ditambah lagi kenaikan beberapa harga komoditas seperti kedelai ataupun
bawang putih yang sarat skandal itu.

Badan Pusat Statistik menyatakan, meski nominal meningkat signifikan,
upah riil buruh industri pada kuartal pertama 2013 justru turun 1,05
persen (Bisnis Indonesia, 1/7). Sementara itu, koefisien gini pengukur
tingkat kesenjangan terus meningkat hingga 0,41 tanpa ada tanda-tanda
pemerintah menaruh perhatian serius untuk mengatasinya secara
sistematis.  Continue reading Politik Upah Minimum

Advertisements

Morales “Merampas” Perusahaan Listrik Spanyol

Sumber: Suara Pembaruan

Personel militer berjaga-jaga di sekitar kantor pusat perusahaan listrik Transportadora de Electridad SA (TDE) milik Spanyol di Cochabamba, Bolivia setelah Presiden Evo Morales mengeluarkan dekrit untuk menasionalisasi perusahaan dan memerintahkan militer untuk mengambil alih perusahaan itu, Selasa (1/5) [AFP]
[LA PAZ] Presiden Bolivia Evo Morales “merampas” perusahaan listrik milik Spanyol Transportadora de Electricidad SA yang merupakan anak perusahaan Red Electrica Corporacion SA, Selasa (1/5). Morales mengklaim tindakannya itu sebagai nasionalisasi sektor listrik Bolivia dan segera mengerahkan personel militer di lokasi perusahaan milik Spanyol itu.

Morales memanfaatkan simbolisme May Day atau Hari Buruh Internasional untuk mengerahkan pasukan dan menduduki instalasi perusahaan Transportadora de Electricidad SA, anak perusahaan dari Red Electrica Corporacion SA.

Presiden menyatakan listrik sebagai pelayanan dasar harus berada di bawah kontrol negara. Tindakan Morales serupa dengan negara tetangganya, Argentina yang lebih dulu menguasai perusahaan minyak Yacimientos Petrolíferos Fiscales (YPF) dari perusahaan energi Spanyol, Repsol SA, yang telah memegang saham mayoritas.    Continue reading Morales “Merampas” Perusahaan Listrik Spanyol