Hari AIDS Sedunia – Tiada Henti Lawan Epidemi

Sumber: Kompas Cetak, 2 Desember 2014

http://print.kompas.com/getattachment/8c9d42ef-4c1e-49b0-a480-ced66989369c/Tiada-Henti-Lawan-Epidemi

KOMPAS — Menanggulangi epidemi HIV ibarat berkejaran dalam lingkaran yang tak kunjung putus. Intervensi di satu populasi kunci mungkin akan memberikan hasil positif. Akan tetapi, kemudian pola infeksi meningkat di populasi kunci yang lain. Begitu seterusnya. Ibarat sepak bola, diperlukan upaya yang total football dalam menanggulangi epidemi virus tersebut.

Menurut Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Asia Tenggara Poonam Khetrapal Singh, epidemi human immunodeficiency virus (HIV) di kawasan Asia Tenggara terkonsentrasi pada populasi paling rentan terhadap penularan HIV, yaitu lelaki suka lelaki (LSL), transjender, pengguna narkoba suntik (penasun), penjual seks, orang yang di penjara, dan kelompok lain. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan pada populasi rentan, lebih kurang separuh dari mereka tetap belum mengetahui status HIV mereka.  Continue reading Hari AIDS Sedunia – Tiada Henti Lawan Epidemi

Advertisements

Api di KJRI Jeddah

Sumber: Kompas Cetak

Api tak akan menyala di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah,
Arab Saudi, kalau saja perlindungan terhadap hak setiap buruh migran
Indonesia telah dilakukan dengan baik dan tanpa diskriminasi.

Tanpa diskriminasi maksudnya pemerintah tak justru sibuk melabeli buruh
migran dengan status legal dan ilegal. Mereka yang ada di sana harus
dipandang sebagai warga negara Indonesia yang memang mesti dilindungi
dan dilayani dengan baik.

Karena itu tidak terjadi, mestinya tak perlu terlalu kaget apabila
kemudian timbul huru-hara, seraya mencari provokator untuk dijadikan
kambing hitam.  Continue reading Api di KJRI Jeddah

Pengamat: Awak transportasi publik butuh perlindungan

Sumber: BBC Indonesia

Petugas dan awak angkutan umum seperti kereta, transjakarta, dan pesawat sering menjadi sasaran kemarahan penumpang.

Maraknya kasus kekerasan yang dilakukan penumpang kepada petugas transportasi umum seperti kereta atau pesawat, menjadi keprihatinan khusus bagi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

Hari Jumat (7/6) lima penumpang kereta komuter Jakarta-Bogor dilaporkan memukul petugas pemeriksa karcis di dalam kereta, Fathmah Ikha Haryati karena meminta penumpang yang tidak mempunyai tiket untuk turun.

Mereka melarikan diri dengan melompat ke peron di Stasiun Pasar Minggu. Ketua kelompok pegiat hak-hak penumpang kereta Jabodetabek, KRLMania, Nurcahyo, menyayangkan insiden itu.

“Penumpang yang lain seharusnya reaktif, melihat kondektur dipukul jangan diam saja. Kalau penumpang lain bertindak, saya yakin pelaku juga tak akan berani,” kata dia.  Continue reading Pengamat: Awak transportasi publik butuh perlindungan

Sumber: Antara

Sejak 2008, kami telah menarik 32.663 pekerja anak dari tempat kerja untuk kembali ke sekolah, tahun ini akan kita tarik 11.000 anak dan tahun depan 14.000 anak,” – Muhaimin Iskandar (ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan)

Surabaya (ANTARA News) – Menakertrans Muhaimin Iskandar menargetkan Indonesia akan bebas dari pekerja anak pada 2020 melalui program pengurangan pekerja anak untuk mendukung program keluarga harapan (PPA-PKH).

“Sejak 2008, kami telah menarik 32.663 pekerja anak dari tempat kerja untuk kembali ke sekolah, tahun ini akan kita tarik 11.000 anak dan tahun depan 14.000 anak,” katanya setelah menyerahkan bantuan paket sekolah untuk 2.280 pekerja anak se-Jatim di Surabaya, Kamis.

Didampingi Kepala Disnakertransduk Jatim Hari Sugiri, dia menjelaskan bahwa sekolah adalah hak anak. Oleh karena itu, jutaan anak yang berada di jalanan, rumah tangga miskin, putus sekolah, dan sebagainya harus ditolong untuk kembali ke sekolah.  Continue reading

Bergerilya di Akar Rumput Memperjuangkan Nasib Buruh

Sumber: Detik

Kasminah (foto: uyung/detikHealth)

Tangerang, Berserikat adalah strategi paling ampuh untuk memperjuangkan nasib buruh. Namun demikian, ada berbagai alasan yang membuat sebagian buruh tidak bisa terlibat dalam pergerakan semacam itu. Peran seorang pendamping buruh dibutuhkan untuk membuat buruh-buruh ini tetap berdaya, tidak pasrah begitu saja menerima nasib.

Tidak bisa dipungkiri, banyak perusahaan dengan berbagai cara berusaha membatasi buruhnya untuk berserikat. Meski hak untuk berkumpul dan berserikat dilindungi oleh undang-undang, nyatanya tidak sedikit buruh takut dipecat jika terlalu aktif menyuarakan hak-haknya melalui pergerakan di serikat buruh.

Di dalam serikat buruh sendiri ada berbagai hal yang bisa mengurangi minat buruh untuk bergabung, salah satunya adalah iuran wajib yang bagi sebagian buruh dirasa membebani. Jika untuk membiayai hidupnya sendiri saja terkadang upahnya tidak cukup, sebagian buruh tentu enggan jika harus membayar iuran untuk operasional organisasi serikat buruh.  Continue reading Bergerilya di Akar Rumput Memperjuangkan Nasib Buruh

Konvensi ILO – Buruh Migran sebagai Subyek

Sumber: Kompas

Setelah menunggu selama hampir 14 tahun, Pemerintah Indonesia akhirnya
mengesahkan ratifikasi Konvensi Internasional tentang Pekerja Migran dan
Anggota Keluarganya melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2012, bulan
April tahun 2012.

Konvensi ini dikenal memiliki watak cukup radikal, terutama karena
membagi tanggung jawab perlindungan pekerja migran kepada negara
penerima. Mengacu pada prinsip dasar Organisasi Buruh Internasional
(ILO) dan prinsip nondiskriminasi dalam HAM, tidak ada lagi istilah
undocumented labour atau pekerja migran ilegal.  Continue reading Konvensi ILO – Buruh Migran sebagai Subyek

Pekerja Timah Protes – Pencurian Cadangan Timah Sekitar Rp 28,5 Triliun

Sumber: Kompas

Pangkal Pinang, Kompas – Ribuan pekerja PT Timah Tbk berunjuk rasa,
Rabu (22/5), di Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung. Mereka
memprotes penyelundupan timah dan pencurian cadangan milik PT Timah
senilai Rp 28,5 triliun dalam empat tahun terakhir.

Para pekerja memulai aksi di kantor pusat PT Timah di Jalan Sudirman,
Kota Pangkal Pinang. Dari sana, mereka menggunakan 55 bus menuju kantor
Gubernur dan DPRD Babel, lalu ke Markas Polda Babel yang berjarak
sekitar 7 kilometer dari kantor pusat PT Timah. Mereka membentangkan
sejumlah poster yang isinya, antara lain, penghentian penjarahan timah
Babel, audit asal-usul pasir timah untuk batangan timah ekspor, serta
penghentian ekspor ilegal.  Continue reading Pekerja Timah Protes – Pencurian Cadangan Timah Sekitar Rp 28,5 Triliun