Pemerintah Revitalisasi Balai Latihan – Unit-unit BLK Perlu Terintegrasi

Sumber: Kompas Cetak, 4 Desember 2014

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah akan melakukan percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui revitalisasi balai latihan kerja secara lebih terintegrasi. Peta kebutuhan dunia usaha akan menjadi basis dalam standar kompetensi tenaga kerja tersebut.

”Kami ingin mengintegrasikan semua unsur yang terkait pendidikan dan pelatihan,” kata Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri, di Jakarta, Rabu (3/12). Hanif ditemui seusai pembukaan rapat koordinasi teknis bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian dan Lokakarya Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Tahun 2014.

Peningkatan kompetensi di balai latihan kerja (BLK) yang ada di bawah Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) akan diintegrasikan dengan unit-unit pendidikan yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

”Dengan demikian, BLK, sekolah menengah kejuruan, dan politeknik bisa diintegrasikan sebagai pintu-pintu percepatan peningkatan kompetensi dengan standar sama,” kata Hanif.

Berdasarkan data Kemenaker, indeks pembangunan ketenagakerjaan secara nasional tahun 2014 sebesar 55,50 dan termasuk kategori menengah rendah. Pengukuran indeks menggunakan sembilan indikator utama.

Indeks beberapa indikator relatif rendah, seperti pelatihan dan kompetensi kerja, produktivitas tenaga kerja, hubungan industrial, serta kondisi dan lingkungan kerja. Baru ada satu provinsi di Indonesia dengan indeks pembangunan ketenagakerjaan dengan kategori menengah atas.

Sebanyak 26 provinsi masuk kategori menengah bawah, enam provinsi masuk kategori rendah, dan satu provinsi belum bisa diukur keberhasilan pembangunan ketenagakerjaannya.

”Melihat hasil indeks pembangunan itu, masih banyak pekerjaan yang belum dilakukan dan butuh penanganan serius dan komprehensif,” kata Hanif.

Oleh karena itu, para pemimpin unit teknis di kementerian harus mendukung provinsi dengan indeks rendah. Pemangku kepentingan di daerah juga perlu lebih memprioritaskan penanganan indikator yang rendah.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Tenaga Kerja Benny Soetrisno menyatakan pentingnya keandalan dan kualitas sumber daya manusia.

”Kami juga mengharapkan SDM Indonesia memiliki penguasaan pengetahuan tinggi sehingga lebih siap menghadapi persaingan regional dan global,” kata Benny pada seminar Percepatan Pemetaan, Perencanaan, dan Pengembangan Ketenagakerjaan Indonesia.
Kelompok sedang

Berdasarkan data Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) 2014, indeks pembangunan manusia (IPM) di Indonesia berada di peringkat ke-108 dari 187 negara. Laporan ini menunjukkan pembangunan manusia tidak dapat dilepaskan dari pembangunan ekonomi dan pemerataan hasil pembangunan.

”IPM mengukur kemajuan jangka panjang tiga dimensi utama pembangunan manusia, yakni hidup panjang dan sehat, akses pada ilmu pengetahuan, dan standar kehidupan layak,” kata Benny.

Merujuk data UNDP itu, Indonesia masuk dalam kelompok pembangunan manusia sedang, berada di atas Filipina (117) dan Vietnam (121). Singapura (9) berada di kelompok IPM sangat tinggi, sedangkan Malaysia (62) dan Thailand (89) termasuk IPM tinggi. (CAS)

Advertisements

Published by

Indah Budiarti

Indah Budiarti, bekerja untuk Public Services International (www.world-psi.org) sebagai Organising and Communication Coordinator untuk kantor Asia dan Pasifik. Dia memegang pekerjaan ini sejak bulan April 2007 sampai sekarang. Dia juga bertanggung jawab untuk kegiatan dan aktifitas pekerja muda bagi anggota organisasi ini di wilayah Asia dan Pasifik. Sebelumnya dia adalah PSI Coordinator for Indonesia mulai bulan September 1999 sampai dengan Maret 2007. Dan beliau juga merangkap sebagai Project Coordinator untuk PSI/SASK/JHL Trade Union Development Project for Indonesia 2005-2007. Dia adalah alumni Program Master Kebijakan Buruh dan Globalisasi di Global Labour University Jerman (2009/2010). Isi tulisan dari blog ini adalah tanggungjawab dia dan bukan merupakan pernyataan atau nilai dari organisasi dimana dia bekerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s