Buruh DIY akan Hubungi Ganjar Soal Revisi UMK

YOGYAKARTA, Koran Tempo – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta akan menghubungi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menanyakan revisi upah minimum kabupaten/kota (UMK) setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Sebab, Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menolak merevisi UMK.

“Apa dasar DIY sulit merevisi UMK? Kami akan hubungi Ganjar yang berkali-kali merevisi UMK,” kata Koordinator Divisi Advokasi SPSI DIY, Yatiman, di Gedung Pracimosono, kompleks Kepatihan Yogyakarta, kemarin.

Menurut Sultan, Pemerintah DIY sedang menggodok surat edaran. Besar kompensasi bergantung pada pendekatan bupati dan wali kota dengan pengusaha di daerahnya. “Jadi tidak ada revsi,” kata dia. 

Surat edaran itu, menurut Yatiman, tidak mempunyai dasar hukum kuat. Apabila surat edaran dikeluarkan, SPSI akan menuntut besar kompensasi 8 persen berdasarkan perkiraan inflasi 2015 sekitar 6-8 persen. “Kompensasi 8 persen itu hanya untuk mengimbangi kenaikan BBM,” kata Yatiman.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, Sigit Sapta Rahardja, menambahkan penetapan UMK di DIY sudah dilakukan pada 27 Oktober lalu dari batas waktu yang ditetapkan pemerintah pusat pada 20 November. Sedangkan untuk merevisi UMK tidaklah mudah karena belum ada aturan sebagai pedomannya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia DIY, Ibnu Saleh, juga menolak merevisi UMK. Sebab, kenaikan UMK saban tahun belum sepenuhnya bisa dipenuhi pengusaha. Dari sekitar 280 perusahaan di DIY, baru 13 perusahaan yang mampu membayar pekerja sesuai dengan UMK. “Kami bukan keberatan menyejahterakan karyawan. Asalkan sesuai dengan kemampuan kami,” kata dia.

Kondisi itu diakui oleh Ketua Komisi IX DPR, Dede Yusuf. Di satu sisi pemerintah pusat menaikkan harga BBM dan di sisi lain belum ada formula untuk mengatasi dampaknya bagi buruh dan pengusaha. “Revisi UMK itu sulit. Butuh waktu satu tahun karena harus melakukan survei KHL setelah kenaikan harga BBM,” tutur dia. PITO AGUSTIN RUDIANA

Advertisements

Published by

Indah Budiarti

Indah Budiarti, bekerja untuk Public Services International (www.world-psi.org) sebagai Organising and Communication Coordinator untuk kantor Asia dan Pasifik. Dia memegang pekerjaan ini sejak bulan April 2007 sampai sekarang. Dia juga bertanggung jawab untuk kegiatan dan aktifitas pekerja muda bagi anggota organisasi ini di wilayah Asia dan Pasifik. Sebelumnya dia adalah PSI Coordinator for Indonesia mulai bulan September 1999 sampai dengan Maret 2007. Dan beliau juga merangkap sebagai Project Coordinator untuk PSI/SASK/JHL Trade Union Development Project for Indonesia 2005-2007. Dia adalah alumni Program Master Kebijakan Buruh dan Globalisasi di Global Labour University Jerman (2009/2010). Isi tulisan dari blog ini adalah tanggungjawab dia dan bukan merupakan pernyataan atau nilai dari organisasi dimana dia bekerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s