Guru Honorer Jakarta Akan Dapat KJS

Sumber: Tempo

TEMPO.COJakarta – Pemerintah Provinsi DKI berencana memberikan Kartu Jakarta Sehat kepada guru-guru honorer dan guru bantu di Ibu Kota. Soalnya pendapatan mereka terbilang kecil dan tak mendapat tunjangan kesehatan seperti guru berstatus pegawai negeri sipil.

“KJS diberikan sebagai pengganti tunjangan kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 8 Juli 2013.

Saat ini, Dinas Kesehatan masih berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan jumlah guru honorer dan guru bantu yang patut mendapat KJS. “Sedang diperhitungkan sekolah seperti apa yang dapat dan angkanya berapa,” ujar Dien.

Menurut dia, pemberian KJS untuk guru honorer dan guru bantu tak perlu menambah biaya. Soalnya saat ini baru ada sekitar 2,2 juta warga yang terdaftar dalam KJS, padahal pemerintah mengalokasikan dana untuk 4,7 juta penduduk.

Adapun Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto sebelumnya mengatakan DKI Jakarta memiliki 11.751 guru honorer dan 5.757 guru bantu. Guru honorer di sekolah negeri mendapat uang transportasi Rp 400 ribu per bulan dari APBD. Sementara guru bantu mendapat tambahan uang transportasi Rp 550 ribu per bulan dari APBD dan Rp 1 juta per bulan dari APBN.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan pemberian KJS bagi guru honorer itu bukan rencana dadakan, melainkan sudah terprogram pada saat merancang program Kartu Jakarta Sehat. “Sudah masuk program,” kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Advertisements

Published by

Indah Budiarti

Indah Budiarti, bekerja untuk Public Services International (www.world-psi.org) sebagai Organising and Communication Coordinator untuk kantor Asia dan Pasifik. Dia memegang pekerjaan ini sejak bulan April 2007 sampai sekarang. Dia juga bertanggung jawab untuk kegiatan dan aktifitas pekerja muda bagi anggota organisasi ini di wilayah Asia dan Pasifik. Sebelumnya dia adalah PSI Coordinator for Indonesia mulai bulan September 1999 sampai dengan Maret 2007. Dan beliau juga merangkap sebagai Project Coordinator untuk PSI/SASK/JHL Trade Union Development Project for Indonesia 2005-2007. Dia adalah alumni Program Master Kebijakan Buruh dan Globalisasi di Global Labour University Jerman (2009/2010). Isi tulisan dari blog ini adalah tanggungjawab dia dan bukan merupakan pernyataan atau nilai dari organisasi dimana dia bekerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s