Archive | Berita Luar Negeri RSS feed for this section

Gara-gara Tas, Apple Digugat Mantan Karyawan

2 Aug

Sumber: Kompas

KOMPAS.com — Apple digugat oleh dua mantan karyawan Apple Store dengan tuduhan ada sejumlah jam kerja yang tidak dibayar oleh Apple. Dua karyawan itu, yakni Amanda Frlekin dan Dean Pelle, mengajukan class action di Pengadilan Federal San Fransisco, AS, pada 25 Juli 2013.

Apple selama ini mengharuskan karyawan Apple Store untuk melakukan pemeriksaan tas sebanyak dua kali dalam sehari untuk memastikan tak ada produk yang dicuri. Menurut Frlekin dan Pelle, setiap karyawan harus berdiri lama menunggu antrean sampai 30 menit.

Seperti dikutip dari CNet, dua karyawan yang masing-masing pernah bekerja di Apple Store New York dan Los Angeles ini, ternyata menghitung waktu yang dihabiskan untuk antre pemeriksaan tas. Mereka mengklaim, jika waktu itu dinilai dengan uang jumlahnya mencapai 1.500 dollar AS per tahun.  Continue reading

Buruh Perakit iPhone Harus Kerja 66 Jam Per Minggu

31 Jul

Sumber: Kompas

KOMPAS.com — Kelompok advokasi China Labor Watch (CLW) menyatakan, salah satu pabrik pembuat produk Apple, Pegatron Corp, melanggar hak-hak pekerja yang berada di pabrik Shanghai dan Suzhou, China.

CLW yang berbasis di New York, melakukan penyelidikan selama Maret sampai Juli terhadap 200 pekerja Pegatron dan menemukan setidaknya 86 pelanggaran hak pekerja. Pelanggaran itu antara lain menerima pekerja di bawah umur dan memaksa karyawan bekerja lembur dengan upah minim.

Menurut laporan CLW, Senin (29/7/2013), pekerja Pegatron rata-rata bekerja selama 66 jam sampai 69 jam per pekan. Hal ini dinilai melanggar aturan China, yang memasang standar 49 jam kerja selama sepekan.

“Pabrik-pabrik Pegatron melanggar sejumlah besar hukum standar internasional dan China, serta standar kode etik tanggung jawab sosial yang dibuat Apple,” kata juru bicara CLW seperti dikutip dariReutersContinue reading

Presiden terima delegasi ITUC

29 Jul

Sumber: Antara

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kehormatan delegasi Internasional Trade Union Confederation (ITUC) di Kantor Presiden, Jakarta, Senin.

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang 45 menit itu, Presiden menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras ITUC dalam mewakili kepentingan buruh di seluruh dunia.

“Indonesia masih memiliki banyak tugas dan pekerjaan, di antaranya mempertahankan apa yang telah dicapai, dan menyelesaikan hal-hal yang menjadi target pembangunan kami,” katanya.

Presiden percaya ITUC dapat berperan mengefektifkan organisasi dan komunitas buruh agar bisa lebih bekerja sama dengan negara-negara di Asia Pasifik.

“Pada saat APEC di Rusia, Presiden (Vladimir) Putin sebagai ketua waktu itu menyampaikan kepada saya agar dalam APEC di Bali, peran dari organisasi buruh diwadahi secara tepat dan proporsional,” katanya seraya menambahkan bahwa terlepas dari pandangan para pemimpin ekonomi APEC, rekomendasi kelompok buruh layak menjadi masukan.  Continue reading

Pekerja Sektor Kesehatan Yunani Protes

25 Jul

Sumber: Kompas

Para petani Yunani membagikan buah-buahan dan sayuran gratis sebagai bentuk protes atas rencana pemerintah menaikkan pajak produk pertanian. | LOUISA GOULIAMAKI / AFP.

KOMPAS.com — Pekerja sektor kesehatan Yunani, mulai dari paramedis hingga dokter, melakukan aksi protes gara-gara kebijakan pengurangan tenaga kerja pemerintah. Kebijakan pengurangan tenaga kerja ini memang masih ada hubungannya dengan krisis ekonomi yang menimpa Negeri Seribu Dewa ini, tulis AP pada Rabu (24/7/2013).

Para pekerja sektor kesehatan, khususnya pegawai pemerintahan, berunjuk rasa di depan Kementerian Tenaga Kerja di Athena. Unjuk rasa itu lamanya 24 jam. Setidaknya ada ratusan dokter dan perawat selain paramedis tadi.

Parlemen Yunani baru saja menyetujui rencana pengurangan sekitar 15.000 pegawai negeri demi membenahi keuangan negara. Menurut catatan, dari jumlah itu, ada 12.500 pegawai negeri di bidang pendidikan. Sementara sisanya berasal dari sektor kesehatan dan pelayanan publik lainnya.

Pekerja Tambang Batu Bara Kolombia Mogok

24 Jul

Sumber: Kompas

KOMPAS.com — Para pekerja tambang batu bara di Drummond, Kolombia, mogok. Para pekerja pertambangan batu bara terbesar kedua di negeri itu menuntut perbaikan upah dan rencana pengurangan tenaga kerja.

“Kami melakukan aksi mogok tanpa batas waktu,” kata Wakil Presiden Serikat Nasional Pertambangan dan Energi Edgar Munoz di Bogota sebagaimana warta AP pada Rabu (24/7/2013).

Menurut catatan Bendahara Serikat Dario Mosquera, perusahaan asal AS itu bakal mengurangi hingga 600 pekerja. “Hal ini bagian dari kebijakan reformasi perusahaan,”katanya.  Continue reading

Tuntut Upah, Ribuan Pekerja Brasil Mogok Kerja

12 Jul

Sumber: Suara Pembaruan

[SAO PAULO] Puluhan ribu pekerja memblokir jalan raya utama dan menggelar pawai damai dalam rangka mogok kerja yang diprakarsai serikat buruh Brasil, Kamis (11/7). Mereka menuntut kondisi kerja yang lebih baik dan langkah-langkah nyata pemerintah dalam mencegah kenaikan inflasi.

Aksi mogok kerja yang dinamai “Hari Nasional Perjuangan” diserukan oleh lima federasi buruh besar sejak unjuk rasa di jalan bulan lalu. Pada Juni 2013, warga Brasil memang menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut perbaikan pelayanan publik dan mengakhiri korupsi endemik.

Serikat buruh Brasil menuntut upah yang lebih baik, jam kerja yang lebih pendek, keamanan kerja, transportasi publik yang lebih baik, langkah-langkah untuk menurunkan inflasi dan investasi yang lebih dalam kesehatan masyarakat dan pendidikan.

Demonstran memblokir 50 jalan raya di 18 negara bagian, serta akses ke beberapa pelabuhan, termasuk Pelabuhan Santos, gerbang Amerika Latin yang terbesar. Meskipun protes sebagian besar damai di siang hari, setelah gelap di Rio de Janeiro, demonstran bertopeng melemparkan bom-bom molotov ke arah polisi. Tindakan ini dibalas polisi dengan tembakan gas air mata.  Continue reading

Anggota Parlemen Diusulkan Naik Gaji, Rakyat Inggris Marah

12 Jul

Sumber: Kompas

LONDON, KOMPAS.com — Sebuah laporan yang dirilis kelompok pemantau parlemen Inggris, Kamis (11/7/2013), mengusulkan kenaikan gaji hingga 9,3 persen untuk anggota parlemen negeri itu.

Menurut lembaga pengawas ini, gaji para wakil rakyat Inggris ini akan naik sebesar 6.000 poundsterling menjadi 74.000 poundsterling atau hampir Rp 1,2 miliar setahun.

Dengan usulan kenaikan ini, penghasilan anggota parlemen Inggris lebih besar tiga kali lipat dari penghasilan rata-rata rakyat Inggris yang sebesar 26.500 poundsterling atau hampir Rp 400 juta setahun.

Kelompok yang mendukung kenaikan usulan ini menilai kenaikan gaji penting dilakukan agar menjadi anggota parlemen lebih menarik bagi warga yang memiliki kualitas tinggi.  Continue reading

Perusahaan pengecer akan inspeksi pabrik Bangladesh

9 Jul

Sumber: BBC Indonesia

Perusahaan pembeli produk garmen Bangladesh harus ikut andil dalam keselamatan buruh

 

Sebanyak 70 perusahaan pengecer menyepakati rencana untuk melakukan inspeksi terhadap pabrik-pabrik garmen di Bangladesh dalam upaya untuk meningkatkan standar keselamatan.

Mereka akan memberikan detail pabrik-pabrik tempat mereka mengalihdayakan produksi barang, yang akan diinspeksi dalam waktu sembilan bulan.

Dana akan diberikan untuk setiap upaya peningkatan keselamatan.

Peraturan yang mengikat secara hukum itu diumumkan awal tahun ini setelah Klikambruknya pabrik garmendi Bangladesh pada bulan April.

Lebih dari 1.100 orang tewas dalam insiden itu.  Continue reading

Ribuan pekerja properti Hong Kong protes

8 Jul

Sumber: BBC Indonesia

Ribuan pekerja sektor properti di menggelar aksi protes dengan berjalan mendatangi kantor pusat pemerintah Hong Kong melawan segala bentuk kebijakan pemerintah setempat dalam rangka mengendalikan harga perumahan.

Harga rumah dan bangunan di wilayah otonom milik Cina itu naik pesat dan sudah lebih dari dua kali lipat harga properti dari tahun 2008. Penyebabnya adalah permintaan sangat tinggi dari konsumen di Cina, yang berminat berinvestasi non-tunai di Hong Kong.  Continue reading

Bantuan untuk penganggur muda Eropa

1 Jul

Sumber: BBC Indonesia

Para pemimpin Eropa yang mengadakan pertemuan di Brussels sepakat untuk mengganggarkan US$10 miliar dalam dua tahun ke depan untuk mengatasi pengangguran di kalangan anak muda.

Dana yang dianggarkan itu akan digunakan untuk pelatihan anak-anak muda.

Sekitar satu dari empat anak muda di Eropa yang berusia antara 18 sampai 25 tahun menganggur.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kunci untuk menangani penangguran di kalangan muda adalah meningkatkan persaingan.

Namun seorang pejabat senior Uni Eropa menggambarkan dana itu “hanya setetes air di lautan”.

Para pemimpin Uni Eropa mengadakan pertemuan pada hari kedua di Brussels, Belgia, Jumat (28/06).

Pinjaman untuk usaha kecil  Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 40 other followers

%d bloggers like this: