RUU Keperawatan Diharapkan Selesai Akhir Tahun

23 May

Jakarta, Kompas - Rancangan Undang-Undang Keperawatan diharapkan
selesai dibahas akhir tahun ini.

Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Keperawatan yang juga Wakil Ketua
Komisi IX DPR Nova Riyanti Yusuf, Selasa (21/5), di Jakarta, menuturkan,
Presiden menugaskan Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia untuk membahas RUU inisiatif DPR itu bersama
Komisi IX. 

Hari Selasa, ribuan perawat dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia
Lampung (PPNI) beraksi damai di depan Gedung DPR, Jakarta. Selain itu,
sekitar 100 anggota PPNI melakukan hal sama di halaman Kantor Gubernur
Provinsi Lampung. Mereka menuntut RUU Keperawatan segera disahkan.

Ketua I PPNI Junaiti Sahar mengatakan, pihaknya mendesak RUU
Keperawatan segera disahkan karena tidak mau digabung dalam RUU Tenaga
Kesehatan mengingat substansi dan jenis praktiknya berbeda. Idealnya,
payung hukum tentang keperawatan ada lebih dulu, baru digabung dalam RUU
Tenaga Kesehatan seperti di Australia. Jumlah perawat di Indonesia yang
terdaftar kini sekitar 40.000 orang.

Ketua PPNI Lampung Dedi Afrizal mengatakan, RUU Keperawatan yang sudah
diperjuangkan bertahun-tahun belum kunjung disetujui DPR. ”UU
Keperawatan bukan hanya memberikan perlindungan kepada profesi perawat,
melainkan juga kepada pasien dan masyarakat untuk memperoleh pelayanan
kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau,” ujarnya.

Nova menyatakan, dalam pertemuan dengan perwakilan perawat di ruang
pimpinan DPR Pramono Anung, dijanjikan akan segera minta Komisi IX untuk
melanjutkan pembahasan RUU Keperawatan. ”Saya optimistis RUU
Keperawatan bisa selesai tahun 2013,” kata Nova.

Menurut Nova, RUU Keperawatan dibentuk karena para tenaga keperawatan
sebagai salah satu komponen utama pemberi layanan kesehatan kepada
masyarakat belum terlindungi secara maksimal. ”Praktik keperawatan
sebagai bagian integral dari berbagai penyelenggaraan layanan kesehatan
harus terus ditingkatkan mutunya dengan registrasi, sertifikasi,
akreditasi, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan,” ujarnya.
(JON/DOE)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 40 other followers

%d bloggers like this: